MAKASSAR – Satu tahun kepemimpinan bukan sekadar menjalankan program, tetapi tentang bagaimana seorang pemimpin hadir, mendengar, dan bekerja untuk masyarakat. Prinsip inilah yang tercermin di Kelurahan Gaddong, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar.
Di bawah kepemimpinan Lurah Gaddong, Rakhmawaty Mattayang, sejumlah program pembenahan lingkungan dan pemberdayaan warga mulai menunjukkan hasil nyata.
Selama satu tahun menjabat, berbagai program telah diwujudkan, mulai dari pembuatan Teba untuk pengelolaan sampah organik, pengembangan Urban Farming Terintegrasi, Rumah Pintar Anak, penataan lorong bersih, hingga pembangunan gapura dan sejumlah program sosial lainnya.
Perubahan tidak hanya terlihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari upaya menata lingkungan permukiman agar lebih bersih, sehat, produktif, dan nyaman bagi warga. Sejumlah titik yang sebelumnya kumuh kini mulai tertata.
Salah satunya terlihat di RW 003. Lorong yang sebelumnya kumuh kini dibenahi melalui program yang saling terintegrasi. Penataan lorong sehat, pengembangan Urban Farming, hingga kehadiran Rumah Pintar Anak menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan yang produktif dan ramah anak.
Melalui Urban Farming, pemanfaatan ruang terbatas diubah menjadi area hijau yang memiliki nilai ekonomi dan ekologis. Sementara Rumah Pintar Anak menjadi ruang pendukung literasi dan pengembangan potensi anak-anak di lingkungan sekitar.
Dengan pendekatan tersebut, lorong tidak lagi sekadar akses jalan, melainkan menjadi ruang bersama yang mendukung aktivitas sosial, penghijauan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Transformasi serupa juga terlihat di RW 005, khususnya RT 001. Kawasan yang sebelumnya kurang sedap dipandang kini berubah lebih tertata. Pembuatan Teba, Urban Farming, hingga keberadaan Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) hadir secara terintegrasi.
Integrasi program ini tidak hanya fokus pada kebersihan dan estetika, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan, keamanan, dan produktivitas warga.
Penataan tersebut diharapkan mampu mendorong lingkungan yang lebih fungsional, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga dan merawat fasilitas yang telah tersedia.





