banner 728x250

Kebakaran Lahan di Sampoddo Palopo, Api Hanguskan Sekitar 1 Hektare

PALOPO – Lahan seluas sekitar satu hektare di Jalan Poros Palopo-Makassar, Kelurahan Sampoddo, Kecamatan Wara Selatan terbakar pada Senin (17/8/2026). Lahan tersebut diketahui milik Adam Israk (37), seorang wiraswasta.

Kebakaran pertama kali diketahui seorang warga bernama Mama Aldi yang melintas di jalur Trans Palopo-Makassar. Ia melihat kepulan asap dan kobaran api muncul dari area gorong-gorong di sekitar lahan.

Karena kondisi lahan dipenuhi daun dan ranting kering, ditambah angin yang bertiup cukup kencang, api cepat merambat ke beberapa titik. Melihat situasi itu, Mama Aldi langsung menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Kota Palopo.

Sekitar pukul 11.30 Wita, armada Damkar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Di waktu yang sama, Kapolsek Wara Selatan IPTU Yusran Sa’buran bersama personel juga turun ke jalan untuk mengatur arus lalu lintas di Poros Trans Sampoddo agar proses pemadaman tidak terganggu.

Beberapa menit kemudian, bantuan armada Damkar tambahan datang. Petugas Damkar dan Kehutanan Kota Palopo dibantu RT, RW, serta warga setempat juga melakukan penyemprotan manual di titik-titik yang sulit dijangkau kendaraan.

Polres Palopo turut membantu dengan menurunkan kendaraan Water Cannon. Dipimpin Kasat Samapta IPTU Amsal, personel tidak hanya menyemprotkan air, tapi juga ikut membersihkan material mudah terbakar di sekitar lokasi.

Upaya gabungan itu membuahkan hasil. Sekitar pukul 13.40 Wita api akhirnya berhasil dipadamkan setelah dilakukan penyisiran di sejumlah titik. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan dalam peristiwa ini.

Kapolsek Wara Selatan IPTU Yusran Sa’buran mengatakan, pihaknya fokus mengamankan area dan membantu proses pemadaman bersama Damkar dan masyarakat.

“Kondisi lahan yang kering dan angin kencang membuat api cepat menyebar. Karena itu penanganan harus dilakukan cepat dan bersama-sama,” ujarnya.

Ia mengimbau warga, khususnya pengguna jalan di wilayah Sampoddo, agar tidak membuang puntung rokok sembarangan.

“Pastikan puntung benar-benar padam sebelum dibuang. Di musim kemarau seperti ini, material kering sangat mudah terbakar dan apinya bisa cepat meluas,” tegasnya.

Usai pemadaman, Kapolsek bersama Lurah Sampoddo dan Bhabinkamtibmas juga memberikan imbauan langsung ke warga serta memasang papan bicara sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

Polres Palopo mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan tidak membakar lahan dan tidak membuang benda yang bisa memicu api sembarangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *