LUWU UTARA — Aksi pemblokiran jalan poros di Dusun Tanah Merah, Desa Sassa, Kecamatan Baebunta sempat membuat arus lalu lintas terganggu, Minggu (12/7/2026). Beruntung, respon cepat Polsek Baebunta bersama Pemerintah Desa Sassa berhasil meredakan ketegangan sebelum situasi meluas.
Sekelompok pemuda menutup akses jalan menggunakan batang pohon, batang pisang, batu, dan mengomel. Pemblokiran ini merupakan buntut dari insiden tawuran sebelumnya yang menyebabkan satu sepeda motor warga rusak. Para pemuda menuntut adanya perbaikan motor tersebut.
Mendapat laporan, Kapolsek Baebunta Ipda Jumaing langsung memimpin personel turun ke lokasi. Polisi memilih jalur persuasif dan menggelar mediasi di tempat kejadian. Hadir dalam pertemuan itu pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan kedua kubu yang terlibat perselisihan.
Melalui dialog terbuka, kedua belah pihak akhirnya menemui titik temu. Perwakilan warga Dusun Sassa menyetujui untuk menanggung biaya perbaikan sepeda motor yang rusak. Sebagai bentuk itikad baik, kelompok pemuda yang melakukan blokade sepakat membuka kembali jalan.
Usai kesepakatan, aparat gabungan Polsek Baebunta, Polres Luwu Utara, pemerintah desa, dan warga bahu-membahu membersihkan material penutup jalan. Tidak lama kemudian arus lalu lintas kembali lancar dan aktivitas warga berjalan normal.
Ipda Jumaing mengapresiasi sikap kedua pihak yang mau menyelesaikan masalah lewat musyawarah.
“Kami imbau masyarakat menahan diri dan tidak mudah terprovokasi isu yang bisa memicu konflik baru,” katanya.
Senada, Kapolres Luwu Utara AKBP Nugraha Pamungkas menegaskan pihaknya akan terus mengedepankan pendekatan preventif.
“Setiap persoalan harus diselesaikan lewat komunikasi dan musyawarah, bukan dengan tindakan yang mengganggu kepentingan umum. Mari bersama jaga kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Polres Luwu Utara berkomitmen mengawal hasil kesepakatan tersebut. Selain itu, polisi juga akan memperkuat koordinasi dengan tokoh masyarakat dan pemerintah desa untuk mencegah kejadian serupa terulang.















