PALOPO – Sebuah pohon tumbang menimpa dua kendaraan yang sedang melintas di Jalan Poros Palopo–Makassar, Kelurahan Sampoddo, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, Jumat (7/8/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WITA. Pohon yang berada di sisi jalan tiba-tiba roboh dan mengenai satu unit mobil serta sepeda motor yang melintas di lokasi.
Mobil bernomor polisi DP 1172 AZ dikemudikan Herman (40), seorang wiraswasta asal Bone Pute, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur. Saat kejadian, Herman tengah bersama seorang penumpang dalam perjalanan melintasi kawasan tersebut.
Di waktu yang hampir bersamaan, Sumiati Lamba (48), warga Takkalala, melintas menggunakan sepeda motor dari arah selatan menuju Kota Palopo. Kendaraan yang dikendarainya turut tertimpa batang dan ranting pohon.
Akibat kejadian itu, mobil Herman mengalami kerusakan pada bagian bodi. Sejumlah bagian kendaraan terlihat penyok setelah tertimpa batang dan ranting pohon.
Sementara itu, Sumiati mengalami luka ringan pada bagian dahi dan hidung. Ia kemudian dibawa ke RS Mega Buana Palopo untuk mendapatkan penanganan medis.
Herman dan penumpangnya dilaporkan dalam kondisi selamat.
Kapolsek Wara Selatan Iptu Yusran Sa’buran, menyebut pohon tersebut diduga tumbang karena kondisinya telah lapuk.
“Pohon tumbang diduga karena kondisi pohon yang sudah lapuk. Akibat kejadian ini, satu unit mobil dan satu unit sepeda motor tertimpa,” ujar Yusran berdasarkan laporan penanganan kejadian.
Setelah menerima informasi, personel kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan. Petugas juga mengatur arus kendaraan agar proses evakuasi pohon dapat berlangsung dengan aman.
“Kami melakukan pengamanan lokasi, mengatur arus lalu lintas dan berkoordinasi dengan pihak terkait sampai proses evakuasi pohon selesai dan arus lalu lintas kembali normal,” jelasnya.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, seorang pengendara sepeda motor mengalami luka ringan dan harus menjalani perawatan medis.
Kerugian materiil akibat kejadian ini ditaksir sekitar Rp30 juta, terutama dari kerusakan kendaraan roda empat. Petugas telah melakukan pendataan terhadap korban, kendaraan, serta kerugian yang ditimbulkan.
Proses evakuasi pohon kemudian dilakukan bersama pihak terkait hingga akses jalan kembali dapat dilalui secara normal.















