BATAM – Wakil Bupati Luwu Timur (Lutim), Puspawati Husler, hadir secara langsung dalam acara pelantikan pengurus Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Luwu Raya (BPW KKLR) Provinsi Kepulauan Riau beserta Badan Pengurus Daerah (BPD) KKLR Kota Batam.
Upacara tersebut berlangsung khidmat di Ballroom D Golden Prawn, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Jumat (24/7/2026).
Kehadiran Puspawati di tanah rantau ini bukan sekadar untuk menyaksikan pergantian kepengurusan, melainkan membawa pesan moral yang mendalam bagi ribuan warga diaspora Luwu Raya yang menetap di wilayah Kepulauan Riau.
Hal ini juga menjadi bukti nyata dukungan pemerintah daerah terhadap semangat persaudaraan, kebersamaan, serta upaya pelestarian nilai-nilai budaya leluhur yang terus dijaga oleh para perantau.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan dua hal utama yang harus menjadi pedoman bagi setiap anggota KKLR, etika bermasyarakat dan sumbangsih nyata bagi lingkungan tempat tinggal. Ia mengingatkan agar seluruh warga Luwu Raya senantiasa menjaga kehormatan dan nama baik daerah asal di manapun mereka berada.
“Sebagai warga diaspora, kita memiliki kewajiban moral untuk menjaga nama baik daerah asal kita. Selain itu, kita juga harus aktif memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan daerah tempat kita menetap saat ini,” ujar Puspawati di hadapan para pengurus dan undangan yang hadir.
Kehadiran perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur disambut hangat dan penuh penghormatan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, yang turut hadir didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, menyampaikan jaminan kenyamanan bagi seluruh warga perantauan.
“Kalian berada di rumah yang tepat. Meskipun masyarakat Kepulauan Riau sangat beragam dan heterogen, kita semua bisa hidup berdampingan dengan rukun dan damai, termasuk masyarakat dari etnis Bugis dan Luwu Raya ini. Payung persaudaraan dan budaya adalah rumah besar kita bersama. Kepri juga tercatat sebagai salah satu provinsi dengan tingkat toleransi tertinggi di Indonesia,” tegas Gubernur Ansar.
Lebih lanjut, Gubernur Ansar mengajak seluruh keluarga besar KKLR untuk terus bersinergi dan bekerja sama dalam pembangunan daerah. Ia menilai semangat kerja keras dan gotong royong yang dimiliki masyarakat Luwu Raya adalah aset berharga yang sangat dibutuhkan untuk memajukan Provinsi Kepulauan Riau ke depannya.
Acara pelantikan ini pun berlangsung penuh kekeluargaan, diwarnai dengan tarian khas daerah asal serta harapan baru agar kepengurusan yang baru dilantik mampu membawa KKLR semakin kokoh, bermanfaat bagi anggotanya, dan menjadi jembatan persaudaraan yang tak terputus antara tanah rantau dan tanah kelahiran.















