MAKASSAR — Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti keluarga relawan kemanusiaan asal Makassar, Andi Angga Prasadewa, setelah mendapat kabar bahwa dirinya telah dibebaskan oleh otoritas Israel.
Andi Angga dibebaskan bersama delapan warga negara Indonesia (WNI) lainnya usai sempat ditahan selama empat hari ketika menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza, Palestina.
Kabar pembebasan tersebut disambut penuh emosional oleh keluarga besar di Makassar yang selama beberapa hari terakhir terus diliputi kecemasan dan doa. Sang ibu, Sutrawaty Kaharuddin, mengaku akhirnya bisa bernapas lega setelah berhasil melakukan panggilan video dengan putranya pada Jumat (22/5/2026) pagi.
“Alhamdulillah… terima kasih Ya Rabb. Anak saya Andi Angga pagi ini sudah bisa video call dan bercerita banyak tentang intimidasi serta kekerasan fisik yang dialami saat berada di tahanan Israel,” ujar Sutrawaty dengan suara haru.
Selama proses penahanan, keluarga mengaku terus memantau perkembangan informasi sambil berharap Andi Angga dan relawan lainnya dapat segera dibebaskan dalam keadaan selamat. Doa dari keluarga, sahabat, serta masyarakat disebut menjadi kekuatan besar bagi mereka menghadapi situasi penuh ketidakpastian tersebut.
Sutrawaty juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan moril maupun doa selama putranya berada dalam tahanan. Menurutnya, solidaritas dan perhatian masyarakat menjadi penyemangat tersendiri bagi keluarga.
“Sekali lagi terima kasih untuk keluarga, sahabat, dan teman-teman yang sudah mendoakan serta mensupport anak saya. Berkat doa ta semua anak saya kembali dengan selamat. Insya Allah, Allah membalas kebaikan ta semua. Barakallah,” tuturnya.
Meski telah dibebaskan, pengalaman yang dialami Andi Angga selama berada dalam tahanan disebut meninggalkan cerita yang berat.
Dalam komunikasi dengan keluarga, ia disebut sempat menceritakan berbagai tekanan dan perlakuan intimidatif yang dialaminya selama proses penahanan berlangsung.
Namun di tengah pengalaman tersebut, kondisi Andi Angga dilaporkan dalam keadaan selamat dan mulai pulih secara fisik maupun mental.
Keluarga kini berharap proses pemulangan ke Indonesia dapat berjalan lancar sehingga Andi Angga bisa segera kembali berkumpul bersama keluarga di Makassar.
Diketahui, Andi Angga Prasadewa ikut dalam misi kemanusiaan yang bertujuan memberikan bantuan bagi warga Palestina di Gaza.
Misi tersebut menjadi bagian dari aksi solidaritas internasional untuk membantu masyarakat sipil yang terdampak konflik berkepanjangan di wilayah tersebut.
Kabar pembebasan sembilan WNI, termasuk Andi Angga, pun disambut sukacita oleh berbagai kalangan di Indonesia, khususnya masyarakat Makassar yang sejak awal terus mengikuti perkembangan kondisi relawan muda tersebut.
Bagi keluarga, kepulangan Andi Angga menjadi jawaban atas doa yang tidak pernah putus dipanjatkan selama beberapa hari terakhir.
Tangis haru, rasa syukur, dan ucapan terima kasih kini mengiringi kabar bahwa relawan asal Makassar itu akhirnya selamat setelah melewati situasi yang menegangkan di tengah konflik kemanusiaan Gaza.















