LUWU – Pemerintah Kabupaten Luwu mempercepat pembebasan lahan demi mendukung rencana perpanjangan landasan Bandara I Lagaligo Bua. Langkah ini masuk daftar prioritas pembangunan untuk memperkuat konektivitas dan membuka pengembangan kawasan strategis di Luwu.
Hal itu ditegaskan Bupati Luwu, Patahudding, dalam Rapat Koordinasi Desa/Kelurahan se-Kabupaten Luwu di Kantor Camat Bua, Selasa 9/6/2026.
“Percepatan pembebasan lahan perlu jadi perhatian bersama karena ini berkaitan dengan pengembangan Bandara I Lagaligo yang akan mendukung konektivitas daerah ke depan,” kata Patahudding.
Ia menilai, infrastruktur transportasi yang kuat jadi kunci pertumbuhan ekonomi. Pengembangan bandara dinilai tak hanya berdampak pada sektor perhubungan, tapi juga membuka pintu investasi dan memperluas akses masyarakat ke layanan serta aktivitas ekonomi.
Selain urusan bandara, Patahudding juga memaparkan program prioritas lain yang sedang berjalan. Di antaranya program Universal Health Coverage (UHC), pembangunan rumah sakit regional di Kecamatan Bua, pembangunan Sekolah Rakyat, serta pengembangan kawasan wisata religi Lapandoso.
Pemkab Luwu juga merencanakan pengembangan Kampung Nelayan di Desa Padang Kalua untuk memperkuat ekonomi warga pesisir.
Menurut Patahudding, semua program itu saling terkait dalam upaya meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga desa.
“Keberhasilan pembangunan butuh kerja bersama. Semua level pemerintahan harus sejalan,” tegasnya.
Perpanjangan landasan Bandara I Lagaligo diharapkan mampu meningkatkan kapasitas penerbangan, menarik lebih banyak investor, dan mendorong Luwu sebagai salah satu simpul ekonomi baru di Sulawesi Selatan.















