MALILI – Perayaan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur berlangsung meriah. Ribuan warga tumpah ruah mengikuti Fun Run Juara di Bundaran Batara Guru, Malili, Ahad 21/6/2026 pagi. Semangat kebersamaan terasa kental sepanjang rute 7,5 kilometer.
Peserta datang dengan gaya beragam. Ada yang mengenakan kostum unik, ada pula keluarga yang berlari bersama. Kehadiran dua pelari cilik bersaudara membuat suasana makin ramai dan penuh tawa.
Salah satu momen paling mengharukan datang dari Pepina, peserta asal Sorowako. Meski memiliki keterbatasan sebagai penyandang tunarungu dan tunawicara, antusiasmenya tak surut sedikit pun.
Ia bahkan menempuh perjalanan sendiri ke Malili. Dengan kostum etnik kreasi sendiri, Pepina ikut berlari demi merasakan euforia HUT Lutim ke-23. Penampilannya yang total berhasil mengantarnya meraih penghargaan Best Kostum.
“Saya datang sendiri ke sini untuk bersenang-senang bersama di hari ulang tahun Lutim ke-23. Saya senang bisa ikut kegiatan ini,” tulis Pepina saat berbincang dengan panitia.
Selain Pepina, penghargaan Best Kostum juga jatuh ke Khamrul. Pria ini tampil nyentrik dengan kostum Badut Halloween yang langsung mencuri perhatian peserta lain.
Menurut Khamrul, Fun Run Juara bukan sekadar lomba lari. “Ini ajang kebersamaan dan hiburan buat masyarakat. Lari 7,5 km jadi terasa ringan karena suasananya seru,” ujarnya.
Kemeriahan Fun Run Juara jadi penanda kuat: HUT Luwu Timur bukan hanya seremoni, tapi juga ruang warga merayakan kebersamaan tanpa batas.















